Welcome to Bali India FoundationSelamat Datang Di Bali India FoundationBali India FoundationFasilitasFoto GaleriLokasiKontak Kami
Informasi Yoga
Yoga Untuk Semua
Meditasi
OM Dalam Meditasi
Patanjali & Hathayoga
Gerakan / Pose Yoga
Kundalini & Patanjali
Yoga & Filsafat
Program Kelas Yoga
Jadwal Kelas
Program Kursus
Syarat & Ketentuan
 
 

• Patanjali dan Hathayoga

Ha artinya matahari dan tha artinya bulan. Saat dua energi bulan dan matahari menyatu dalam badan, maka saat manusia menarik nafas keluarlah suara SO dan saat mengeluarkan nafas keluarlah suara HAM. Konsep Hathayoga dikenalkan dalam dua text book Hathayogapradipika dan Gerandha Samhita juga bersumber pada Sutra Patanjali. Hatha Yoga menerima asana gerakan badan. Latihan pernafasan dan meditasi Dhayana dari Sutra Patanjali, sehingga konsep Hatha Yoga tidak jauh dari Patanjali. Akan tetapi Patanjali sendiri sama sekali tidak membahas Kata Hatha dalam sutra-sutra tersebut. Hatha Yoga juga menambahkan beberapa teknik yoga lain seperti mudra yaitu gerakan-gerakan tangan.

Sat Karma (6 jenis pembersihan) untuk kesehatan dan teknik-teknik meditasi serta latihan fisik dan pernafasan yang tidak kita temukan dalam sutra-sutra Patanjali. Oleh karena itu konsep Hatha Yoga lebih fokus terhadap teknik-teknik yoga dan pada umumnya bersumber pada Patanjali. Akan tetapi ada sedikit perbedaan dan beberapa teknik Hatha Yoga juga digunakan dalam beberapa sekte di India seperti Shiva dan Tantra.   

SEJARAH TURUNNYA HATHA YOGA

Ajaran Hatha Yoga diterima oleh Yogi Matsyendranath dari percakapan Yoga antara Shiva dan Parvati. Kemudian Matsyendranath mengajarkan kepada Goraksanath, dan Goraksanath inilah kemudian meyebarkan Hatha Yoga kepada masyarakat India bahkan sampai ke beberapa daerah seperti Nepal. Konsep Hatha Yoga menerima Asana, Paranyama dan Meditasi yang dipekerkenalkan oleh Patanjali. Namun dua teks buku Gheranda Samhita dan Hatha Yoga juga memperkenalkan tambahan teknik Mudra untuk kesehatan maupun keberhasilan dalam Yoga. Perlu diingat bahwa dalam dua teks book dari Hatha Yoga juga tidak memperkenalkan mantra-mantra tertentu untuk melakukan latihan fisik dan pernapasan.

Akan tetapi konsep Hatha Yoga juga dipraktikkan oleh penganut sekte Shiva di India dan juga teks buku Hathayoga juga dimasukkan dalam kurikulum Universitas-Universitas di Haridwar dan beberapa Institute Yoga di India sekarang. Kemudian konsep dari Hatha Yoga ini di adopsi oleh sekte-sekte di India. 


Hatha Yoga ini memperkenalkan konsep Sat Karma (enam jenis pembersihan yaitu Dhauti, Basti, Tratak, Neti, Nauli Dan Kapalbhati) Hatha Yoga ini juga memperkenalkan teknik 32 Asana yaitu Siddhasan(sikap duduk yang lurus), Padmasan (teratai), Badhrapadmasan, Muktasan, Vajrasan, Svastikasan, Singhasan, Gomukhasan, Virasan, Dhanurasan, Maritasan, Guptasan, Matsyasan, Matsyendriyasan, Goraksasan, Pascimottanasan, Utkatasan, Sankatasan, Mayurasan, Kukutasan, Kurmasan, Uttan Kurmasan, Uttan Mandukasan, Vriksasan, Mandukasan, Garudasan, Vrisabhasan, Salabhasan, Makarasan, Ustrasan, Bhujanggasan, Dan Yogasan. Hatha Yoga juga memperkenalkan 25 mudra untuk hidup sehat dan membangkitkan energi Kundalini yaitu Maha Mudra, Nabhomudra, Udiyan Bandha, Jalandhar Bandha, Mulabandha, Maha Bandha, Mahavedha, Kecarai Mudra, Vipritkarni, Yoni Mudra, Vajrani, Sakticalini, Tadagi, Manduki, Sambhavi, Asvini, Pasini, Kaki, Matanggi, Bhujangini, Dan Ada Tambahan Mudra Dari Pancadharana Yaitu Prithivi, Arambhasi, Vaisvanari, Vayvi, Dan Nabho Mudra.

 
Pranayama yang diperkenalkan oleh Patanjali yaitu berjumlah empat dan dikembangkan dalam buku-buku Hathayoga menjadi delapan jenis Pranayama yaitu Sahita, Surya Bedhi, Ujayyi, Shitali, Bahstrika, Bhramari, Murcha, dan Kevali. Sedangkan dalam konsep Kundalini diperkenalkan dan beberapa teknik untuk merenungkan Tuhan. dengan demikian sangat jelas perbedaan dan kesamaan antara konsep Hatha Yoga dan sutra-sutra Patanjali.